Tuesday, December 24, 2019

The Flavour is Yours ~Drama Cina~

Aku baru selesai nonton Drama Cina yang berjudul Flavour It's Yours dan ceritanya sungguh menarik. Hmmm...aku jadi tertarik untuk menulis kesanku dan memasukkannya dalam blog ini. Setelah kupikir-pikir, aku memutuskan untuk menambah lagi kategori dalam blog ini, tak hanya tentang film tapi juga drama yang sudah kutonton. Dan karena akhir-akhir ini aku sedang sangat terpesona dengan Drama Cina maka anggota baru dalam kategori blog ini adalah Drama Cina dan Flavour it's Yours terpilih sebagai drama pertama yang akan aku bahas.


Ok, Flavour It's Yours adalah drama dengan jumlah episode sebanyak 25 dan berdurasi 45 menit. Drama ini termasuk baru selesai tayang (7-23 November 2019), mengisahkan tentang Lu Weixun (kritikus anggur yang sangat disegani karena memiliki indera perasa yang sempurna) dan gadis ceria bernama He Buzui (terkenal tak pernah mabuk tapi kehilangan indera perasa akibat kecelakaan yang dialaminya saat masih kecil). Suatu malam, keduanya tak sengaja berciuman dan menyebabkan indera perasa mereka berpindah. He Buzui mendapatkan indera perasanya kembali sedangkan Lu weixun justru kehilangan indera perasanya. Apakah yang terjadi selanjutnya pada mereka?

Para pemain :

Pemain utama :

Ireine Song sebagai He Buzui
Simon Gong sebagai Lu Weixun
Dai Chao sebagai Yi Beidao / Yi Nanke
Zhang Yu Qing sebagai Mi Ya

Pemain pendukung :

Yang Ze sebagai Hao Yong
Jin Yu Bo sebagai Mu Chunfeng
Serina Huang sebagai Bai Jing
Koss Zhao sebagai Wan Zeze
Li Ya Zhen sebagai He Buzui [muda]
Liu Ruo Gu sebagai Lu Weixun [muda]
Yue Yao Li sebagai He Wangyou [ayahnya He Bu Zui]
Bai Fan sebagai Lu Linong [ayahnya Lu Wei Xun]
Fu Jia sebagai Wan Ran
Wu Lin sebagai Mi Di
Wang Cheng sebagai Xia Fan
Feng Ming Jing sebagai De Ge
Wei Zi Xin sebagai Yi Jianguo [ayahnya Yi Beidao & Yi Nanke]

Sinopsis singkat :

Drama ini bertema tentang anggur dan berbagai konflik yang menyertainya. Tokoh utama dalam drama ini adalah He Buzui dan Lu Weixun. Keduanya memiliki sikap yang berbeda. Weixun sikapnya agak sombong, angkuh dan tak perduli bila apa yang dikatakannya akan menyakitkan hati orang lain. Weixun selalu percaya diri karena dia memiliki indera perasa yang nyaris sempurna sehingga orang lain menjadi segan padanya dan mengakui kemampuannya sebagai kritikus anggur yang handal. 

Di lain pihak, Buzui adalah gadis yang ceria dan dia terkenal tak pernah mabuk walaupun minum banyak tapi dia kehilangan indera perasanya akibat kecelakaan di masa lalu. Buzui memanfaatkan kemampuannya untuk bertaruh minum dengan siapapun dan dia selalu menang. Buzui berusaha keras agar bisa mengumpulkan uang untuk membayar hutang ayahnya yang menumpuk pada rentenir yang bernama De Ge. 

Suatu malam, Buzui sedang berlari menuju rumah dan ketika menyeberang, botol jimatnya tersangkut di kaca spion mobil Weixun yang sedang melintas. Buzui berusaha mengejar mobil Weixun tapi Weixun tak berhenti dan justru menambah kecepatan mobilnya. Buzui yang kesal karena tak bisa mengejar, sengaja melemparkan ponselnya dan sukses memecahkan kaca spion itu. Weixun kaget dan menghentikan mobilnya, dia menemukan botol aneh tersangkut di kaca spion lalu mengambilnya . 

Buzui berlari dan mengambil ponselnya yang tergeletak di tanah. Dia berusaha merebut botol jimatnya dari tangan Weixun tapi dia kalah tinggi. Weixun ingin agar Buzui mengganti kaca spionnya yang pecah tapi Buzui tak mau, Buzui sengaja menginjak sepatu Weixun hingga pria itu mengaduh kesakitan. Buzui memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut botolnya lalu berusaha kabur tapi dia tak melihat ada mobil yang muncul dari tikungan jalan. 


Weixun panik dan berteriak, hal itu membuat Buzui menoleh kaget. Waktu seolah berhenti ketika Weixun menarik bahu Buzui agar tak tertabrak tapi mereka terjatuh dan tak sengaja berciuman. Weixun kesal dan mengambil minuman favoritnya dari dalam mobil. Dia meminumnya dan hal itu membuat Buzui sewot. Buzui hendak pergi tapi Weixun memanggilnya agar mengganti kaca spionnya. Buzui mengambil uang dari dalam tasnya dan melemparkannya ke atas kap mobil lalu pergi.

Sejak saat itu, keduanya merasakan ada yang aneh dalam diri mereka. Weixun merasa bila dia kehilangan indera perasa yang selama ini menyempurnakan penampilannya. Weixun bahkan hampir saja gagal dalam sebuah kompetisi yang disiarkan secara langsung. Ketika pulang, Weixun langsung mencoba berbagai anggur tapi dia tak bisa merasakan bedanya. Weixun jelas bingung dengan apa yang terjadi, dia galau karena indera perasa sangat penting baginya kini telah hilang. 

Sedangkan Buzui yang kembali bertaruh minum kini agak kewalahan dan hampir saja kalah. Buzui merayakan kemenangannya dengan makan sepuasnya bersama sahabatnya yang bernama Hao Yong. Buzui bahkan tak perduli dengan perutnya yang kekenyangan, dia hanya ingin makan terus karena takut besok indera perasanya akan hilang kembali. Weixun mencoba makan di restoran Jepang tapi dia tak merasakan apapun padahal mencoba sepotong daging dengan wasabi.

Keduanya akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter tapi dokter yang memeriksa mereka mengatakan bila keduanya tak memiliki masalah kesehatan. Buzui tak percaya dan mencoba menjelaskan apa yang dialaminya tapi dokter bersikeras bahwa Buzui baik-baik saja. Weixun yang tak sengaja mendengar percakapan Buzui dengan dokter, langsung menerobos masuk lalu menyeret Buzui dengan paksa. Dokter heran dengan tingkat keduanya tapi tak berbuat apapun.

Weixun membawa Buzui ke tempat parkir yang ada di halaman rumah sakit. Weixun ngotot agar Buzui mengembalikan apa yang sudah diambilnya. Buzui tak paham tapi akhirnya menjadi marah saat menyadari bahwa Weixun menuntut dirinya agar mengembalikan ciuman malam itu. Weixun tak perduli dan tetap ingin miliknya kembali. Dia akhirnya bisa mengambil indera perasanya tapi hal itu tak bertahan lama dan hal itu kian membuat Weixun pusing. 

Dia memutuskan melaporkan Buzui ke polisi dengan tuduhan mencuri dompetnya sambil membawa bukti rekaman CCTV di parkiran rumah sakit. Polisi agak kesal karena Weixun ngotot Buzui sudah mencuri dompetnya tapi mereka tak melihat hal itu dalam CCTV. Saat Buzui bertemu Weixun, keduanya malah bertengkar seperti sepasang kekasih yang sedang ribut. Polisi kesal dan mengusir mereka. Weixun menawarkan untuk bekerjasama dengan imbalan yang besar dan akhirnya Buzui terpaksa setuju karena Weixun melibatkan De Ge. Weixun setuju melunasi hutang Buzui asal Buzui mau bekerja sebagai asistennya, De Ge jelas setuju. 

Buzui akhirnya menjadi asisten dan pindah ke rumah Weixun. Tugas Buzui sebenarnya sangat sederhana, dia harus bersedia dicium Weixun saat pria itu membutuhkan indera perasanya untuk bekerja. Semula Buzui kesal tapi dia tak punya pilihan lain karena bila dia menolak maka Weixun mengancam akan melaporkan hal itu pada De Ge. Saat Weixun sedang terpuruk ada seseorang yang selalu mendukungnya, dialah Xia Fan, ketua fans club yang selalu menyemangati Weixun dalam setiap kompetisi.

Baik Buzui dan Weixun awalnya tak nyaman dengan kehadiran masing-masing tapi dengan berjalannya waktu, keduanya mulai saling terbuka. Weixun bahkan tak segan mengajari tentang seluk-beluk anggur dan juga pelajaran dasar dalam melatih kepekaan indera perasanya. Keduanya mulai bisa kompak dalam segala hal dan diam-diam Weixun mulai menyukai Buzui.

Di lain pihak, muncul seorang pria bernama Yi Nanke dan dia menyimpan dendam pada Buzui. Nanke sengaja berpura-pura sebagai Beidao (Nanke dan Beidao adalah saudara kembar tapi Beidao meninggal 7 tahun yang lalu akibat kelelahan saat bekerja) dan mendekati Buzui karena ingin membunuhnya sebagai usaha balas dendam, Nanke menyalahkan ayah Buzui atas tragedi yang menimpa keluarganya. Buzui jelas senang bisa bertemu kembali dengan Beidao karena mereka sempat berpacaran saat masih sekolah dulu.

Weixun cemburu saat Buzui lebih memilih bersama Nanke daripada bersamanya. Buzui justru marah saat Weixun mengatakan bila Nanke punya niat jahat padanya, Buzui tak percaya dan tetap mempercayai Nanke. Nanke tentu saja senang melihat sikap Buzui yang naif. Niat jahat timbul ketika dia tahu kelemahan Buzui, bahwa gadis itu tak berada di tempat gelap. Suatu saat Nanke berniat membunuhnya tapi dia tak bisa melakukannya. Buzui sangat shock saat menyadari bila Nanke ingin membunuhnya, untung saja Weixun datang tepat waktu dan menolongnya.

Seorang wanita yang membantu Nanke menyadari kesalahannya adalah Mi Ya. Mi Ya juga tak segan membantu masalah pertukaran indera perasa yang dialami Buzui dan Weixun. Mi Ya berhasil mempertemukan Nanke dan Buzui. Semula Nanke bersikap ketus tapi akhirnya bersedia bekerjasama untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi ayahnya 20 tahun yang lalu. Baik Nanke dan Buzui mulai menyadari bila ada yang salah dengan perusahaan anggur yang ayah mereka rintis dulu. 

Dulu ayah Buzui (He Wangyou), ayah Nanke (Ji Jianguo) dan Wan Ran bekerjasama merintis anggur dengan merek Pear Blossom. Anggur mereka sebenarnya sangat digemari konsumen tapi tiba-tiba pabrik menjadi bangkrut hingga terpaksa ditutup dan Ji Jianguo tiba-tiba menghilang karena diduga mencuri resep Pear Blossom. He Wangyou menjadi stress terutama karena istri Ji Jianguo menuduhnya telah membunuh suaminya.  

Nanke dan Buzui mencurigai Wan Ran sebagai dalangnya tapi mereka tak punya bukti. Buzui menceritakan tentang mimpi yang selalu menghantuinya pada Nanke dan Nanke ingin membuktikan apakah itu hanya mimpi atau kejadian nyata. Buzui setuju membantu dan mereka berhasil menemukan bukti yaitu cincin pernikahan ayah Nanke. Buzui senang bisa membantu Nanke tapi dia kecewa karena gagal membantu Weixun ketika berkompetisi dengan ayahnya dan Chunfeng hingga menyebabkan Weixun kalah. 

Ketika hubungan Buzui dan Weixun kian harmonis, muncul gadis bernama Bai Jing yang mengaku sebagai tunangan Weixun. Buzui agak cemburu karena Bai Jing terang-terangan memusuhinya. Bai Jing bahkan bekerjasama dengan Chunfeng untuk menyewa apartemen yang ada di seberang apartemen Weixun agar bisa memantau kegiatan yang dilakukan keduanya. Bai Jing akhirnya menyerah setelah melihat sendiri ketulusan cinta Weixun untuk Buzui.

Usaha penyelidikan Nanke dan Buzui sampai pada titik yang kritis karena mereka mencurigai ayah Weixun ikut terlibat dalam kematian ayah Nanke. Alasannya ayah Weixun yang akhirnya membeli pabrik anggur Pear Blossom dan memiliki banyak stok Pear Blossom di dalam gudang padahal anggur itu sudah tidak diproduksi sejak 20 tahun lalu. Kesalahpahaman sempat menghantui hubungan Buzui dan Weixun tapi akhirnya mereka menyadari bila musuh mereka yang sebenarnya adalah Wan Ran. 

Wan Ran memiliki putra bernama Wan Zeze. Wan Zeze merupakan pemuda yang tampan, pandai melukis serta membuat tembikar tapi sayangnya sakit-sakitan. Zeze mulai mencurigai ayahnya saat Buzui dan yang lainnya datang untuk menanyakan tentang Pear Blossom yang ternyata kembali diproduksi 5 tahun yang lalu. Pada akhirnya Zeze yang membantu Weixun saat Wan Ran menculik Buzui dan ayahnya.

Drama ini berakhir hepi ending. Nanke melamar Mi Ya. Bai Jing mulai membuka hatinya pada Chunfeng. Buzui dan Weixun juga tak kalah bahagia karena ternyata Weixun kehilangan indera perasanya akibat menderita Ageusia dan kini telah sembuh. 

Berbagai konflik yang menonjol :

He Buzui dengan Lu Weixun

Buzui dan Weixun tidak pernah saling mengenal sebelumnya tapi takdir mempertemukan keduanya dalam situasi yang unik. Keduanya tak sengaja berciuman dan menyebabkan pertukaran indera perasa. Weixun yang semula merupakan kritikus anggur yang terkenal memiliki indera perasa yang sempurna, kini menjadi tak berdaya akibat kehilangan indera perasanya. Sedangkan Buzui yang sudah lama kehilangan indera perasanya kini tiba-tiba bisa merasakan kembali segala makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulutnya.

Buzui tentu saja sangat senang dengan keberuntungannya, dia bahkan ingin terus makan enak karena takut besok indera perasanya akan hilang kembali. Sedangkan Weixun panik ketika menyadari indera perasanya kini telah hilang. Ketika Weixun tak sengaja melihat Buzui yang berkonsultasi dengan seorang dokter di rumah sakit maka Weixun tanpa ragu menarik tangan Buzui.

Weixun tak bisa menyembunyikan rasa kesal dan marahnya saat Buzui bisa dengan tepat mendeskripsikan minuman yang telah diminumnya. Weixun menuntut Buzui agar mengembalikan indera perasanya dengan cara berciuman, Buzui jelas menolak keinginan itu. Bagi Buzui, berciuman haruslah dilakukan dengan seseorang yang disukainya bukan orang yang dibencinya.

Weixun tak perduli karena dia merasa Buzui telah mencuri miliknya yang paling berharga. Weixun bahkan tak segan membujuk Buzui untuk membayar hutangnya pada De Ge asal Buzui bersedia membantunya. Semula Buzui menolak tapi dia tak bisa berkutik mengingat hutang ayahnya yang menumpuk dan De Ge menginginkan agar Buzui segera melunasi hutangnya. Buzui terpaksa setuju dengan syarat yang diajukan Weixun.

Awalnya mereka saling membenci dan Buzui melakukan tugasnya dengan terpaksa tapi dengan berjalannya waktu, keduanya mulai belajar saling memahami. Banyak perubahan yang terjadi setelah mereka bersama, diantaranya Weixun tak lagi bersikap arogan dan bisa menerima kekalahan dengan lapang dada. Weixun juga tak pelit dengan ilmu yang dimilikinya, dia mengajari Buzui segala hal tentang anggur. Buzui mulai bisa memahami mengapa Weixun selalu tertutup dan bersikap ketus, dia tak segan membantu agar Weixun menjadi pribadi yang lebih hangat dan perhatian.

He Buzui dengan Yi Nanke

Sebenarnya Buzui dan Nanke hanya korban tapi Nanke menganggap bila orang yang paling bertanggungjawab dalam kehancuran keluarganya adalah He Wangyou (ayahnya Buzui). Nanke juga memiliki alasan lain mengapa ingin membunuh Buzui karena Nanke melihat kakaknya (Beidao) sangat mencintai Buzui hingga rela bekerja keras tanpa memperdulikan kesehatannya demi membelikan hadiah ulangtahun untuk Buzui. Nanke tak bisa mengerti mengapa Beidao bisa melupakan dendam keluarga dan malah jatuh cinta pada Buzui (putri musuhnya). Ketika Nanke protes, Beidao tak marah tapi justru menasihati adiknya dengan mengatakan bahwa suatu saat Nanke pasti akan mengerti apa yang dilakukannya bila telah merasakan jatuh cinta. 

Menurutku, Nanke bukanlah orang yang jahat. Dia memang memiliki dendam tapi dia tak punya daya untuk melampiaskan dendamnya. Mengapa? Karena Nanke sebenarnya memiliki pribadi yang hangat dan perhatian. Contohnya, Nanke sempat menasihati anak buahnya agar tak menghabiskan gajinya demi membelikan baju orang lain (pacar) tapi dirinya sendiri tak diperhatikan (tak membeli baju baju untuk diri sendiri).

Ketika mendapat kesempatan emas untuk membunuh Buzui, Nanke malah melepaskannya karena sebenarnya dia tak ingin menjadi pembunuh. Atau mungkin Nanke mulai goyah dengan keputusannya karena merasa Buzui bukan target yang sebenarnya?

Di sisi lain, Buzui bahagia bisa bertemu lagi dengan Beidao (Nanke) karena dulu mereka sempat menjalin hubungan tapi tiba-tiba Beidao menghilang tanpa penjelasan apapun. Buzui sempat galau ketika Beidao tak datang untuk merayakan ulangtahunnya padahal sebelumnya sudah berjanji. Buzui berusaha mencari tahu tapi pesannya tak pernah dibalas oleh Beidao. Buzui tak pernah tahu bila saat itu Beidao tak datang karena sudah meninggal akibat kelelahan bekerja.

Nanke memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menyamar menjadi Beidao. Semula Buzui senang tapi lama-lama dia merasa ada yang salah dengan Beidao, dia merasa bila Beidao yang sekarang sangat berbeda dengan Beidao yang dikenalnya dulu. Kecurigaan Buzui terbukti ketika Nanke berusaha membunuhnya dengan memanfaatkan ketakutannya. Buzui trauma dengan gelap sehingga Nanke sengaja meminta buzui pergi ke gudang dan mematikan lampunya. Saat Buzui berteriak ketakutan, Nanke berniat membunuh dengan cara mencekik Buzui.

Niat itu akhirnya tak kesampaian, Nanke melepaskan Buzui. Buzui kian takut dan tak mau bertemu Nanke lagi. Sedangkan Nanke yang merasa gagal membalas dendam keluarga memilih bersembunyi untuk melupakan kesedihannya.

Kesalahpahaman diantara mereka berdua akhirnya bisa pudar berkat bantuan Mi Ya. Nanke dan Buzui sepakat untuk bekerjasama menguak misteri Pear Blossom termasuk mencari ayah Nanke yang menghilang secara misterius.  

Yi Nanke dan Mi Ya

Mi Ya sudah tertarik pada Nanke sejak pandangan pertama dan Mi Ya kian terpesona saat mengetahui ternyata Nanke juga memperhatikannya, contohnya mengawalnya pulang. Nanke yang semula hanya berniat menolong Mi Ya karena selalu diperas saudaranya yang bernama Mi Di, mulai menaruh hati pada Mi Ya. Tapi Nanke berusaha menghalau rasa cintanya karena dia ingin fokus balas dendam.

Mi Ya tak perduli walaupun kadang Nanke bersikap kasar agar dia menjauh karena Mi Ya yakin bila sebenarnya Nanke adalah pribadi yang hangat dan tak mampu menyakiti orang lain. Ketika Nanke bersembunyi karena merasa gagal membunuh Buzui sebagai upaya balas dendam keluarga, Mi Ya tak ragu mencarinya. Mi Ya berusaha mengubah pola pikir Nanke yang haus akan balas dendam, Mi Ya justru menyarankan agar Nanke dan Buzui duduk bersama untuk membahas apa yang terjadi di masa lalu.

Nanke jelas menolak saran itu karena baginya Buzui dan ayahnya adalah orang yang paling bertanggungjawab atas tragedi yang menimpa keluarganya. Nanke tak bisa melihat bila ayah Buzui kini seperti orang linglung seolah kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya. Mi Ya tak kekurangan akal, dia mencoba membujuk Buzui tapi Buzui mengaku takut bertemu Nanke lagi.

Akhirnya Buzui setuju bertemu Nanke karena dia ingin minta bantuannya soal indera perasa. Semula Nanke enggan membantu tapi akhirnya keduanya sepakat bekerjasama mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu. Nanke juga mulai membuka dirinya pada Mi Ya. Tapi keyakinan cinta Nanke kembali goyah saat dia dan Buzui mulai menemukan siapa pelaku sebenarnya (yang membuat pabrik anggur Pear Blossom tiba-tiba bangkrut dan yang membunuh ayah Nanke).

Nanke tak ingin Mi Ya celaka bila bersamanya, Nanke merasa bila situasi kali ini sangat berbahaya bagi Mi Ya. Nanke berusaha untuk sengaja menyakiti Mi Ya agar gadis itu marah dan menjauhinya. Usaha Nanke berhasil, Mi Ya marah dan meninggalkannya tapi jelas ada rasa rindu saat mereka bertemu di pesta yang diselenggarakan oleh Chunfeng.

Kali ini giliran Buzui yang menasihati Mi Ya agar sabar dan selalu mendukung Nanke. Menurut Buzui, Nanke memang sangat mencintai Mi Ya makanya sengaja menyakiti Mi Ya agar Mi marah dan menjauh. Padahal tujuan Nanke yang sebenarnya adalah dia tak ingin Mi Ya terluka karena masalah yang dihadapinya sangat serius yaitu melawan Wan Ran.

Mi Ya setuju dan terbukti bila memang Nanke masih sangat perduli pada Mi Ya. Buktinya, saat Nanke dan Buzui sedang menggali ingatan Buzui tentang kejadian malam itu. Tiba-tiba Mi Di muncul sambil mengatakan bila Mi Ya dalam bahaya. Nanke segera berlari mengikuti Mi Di tapi dia langsung kesal karena ternyata Mi Ya tak apa-apa. Nanke buru-buru pergi dan Mi Ya ganti memarahi Mi Di karena telah menganggu kegiatan Nanke dan Buzui.

Kurasa Nanke dan Mi Ya adalah pasangan yang bisa saling mengisi dan melengkapi. Nanke selalu bersikap tak sabaran, agak pemarah dan pendendam. Mungkin ini imbas dari masa lalunya yang kelam. Mi Ya adalah sosok yang sabar, ramah dan terbuka. Mungkin ini berkaitan dengan pekerjaan Mi Ya sebagai editor Weixun. Mi Ya dituntut bersikap sabar dan selalu ramah menghadapi sikap Weixun yang selalu ketus dan menyebalkan. Mungkin juga karena Mi Ya sudah terbiasa dengan Mi Di yang selalu menganggunya dengan minta uang untuk berfoya-foya. Makanya Mi Ya bisa menghadapi Nanke dengan mudah bahkan bisa membuat Nanke jatuh hati padanya.

Lu Weixun dengan Bai Jing

Weixun dan Bai Jing sudah saling mengenal sejak kecil. Bai Jing bahkan merasa seperti anggota keluarga karena ibunya Weixun ramah padanya. Bai Jing malah menganggap bila Weixun itu adalah tunangannya dan anggapan itu tak pernah luntur bahkan saat mereka sudah dewasa. Bai Jing tak perduli ketika Weixun terang-terangan menolaknya. Bai Jing merasa percaya diri karena dia tahu perjalanan hidup Weixun sejak masih kecil.

Sejak kecil sikap Weixun tak pernah berubah pada Bai Jing, selalu bersikap ketus dan menjaga jarak. Bahkan hingga Weixun dewasa, dia tetap menjaga jarak dan selalu meminta agar Bai Jing tak menyebut dirinya sebagai tunangan Bai Jing. Bai Jing seolah tak malu dan tetap saja menganggap Weixun sebagai tunangannya.

Masalah mulai muncul saat Bai Jing mengetahui bila Weixun kini dekat dengan Buzui yang katanya hanya sebagai asisten saja tapi mengapa harus tinggal serumah? Bai Jing terang-terangan memusuhi Buzui dan beberapa kali berusaha mempermalukannya tapi Buzui bukan lawan yang sepadan dengan Bai Jing. Justru Bai Jing yang selalu kalah dan Weixun bukannya membela dirinya tapi malah tersenyum senang saat mengetahui dirinya kalah bersaing dengan Buzui.

Bai Jing bahkan tak ragu berbagi rumah dengan Chunfeng agar bisa memata-matai Weixun dan Buzui. Bai Jing memanfaatkan Chunfeng agar mau menemaninya menguntit Weixun dan Buzui. Bai Jing tak bisa menyembunyikan rasa kesal dan cemburunya melihat Weixun bersikap manis pada Buzui karena selama mengenal Weixun, pria itu tak pernah bersikap manis padanya.

Weixun sudah kehilangan akal untuk membuat Bai Jing mengerti bahwa dia tak pernah mencintai gadis itu. Sikap Bai Jing yang keras kepala itu akhirnya luluh saat dia melihat dengan mata kepala sendiri betapa Weixun sangat mencintai Buzui hingga tak ragu berkorban demi keselamatan gadis yang dicintainya. Bai Jing menyerah dan memutuskan untuk mundur.

Memang, cinta tak pernah bisa dipaksakan karena cinta bukan diukur oleh lamanya bertemu atau kecocokan fisik. Cinta itu berhubungan dengan hati. Kalau dilihat secara kasat mata memang Weixun lebih cocok bersama Bai Jing. Keduanya sudah saling mengenal sejak kecil, sama-sama sangat menguasai segala hal tentang anggur dan yang terpenting memiliki tinggi badan yang hampir sama. Tapi Weixun tak mencintai Bai Jing, dia lebih mencintai Buzui yang pendek, kurang berpendidikan dan apa adanya.

Untungnya, sutradara drama ini tak membiarkan Bai Jing patah hati terlalu lama. Di akhir cerita Bai Jing bertemu kembali dengan Chunfeng. Keduanya setuju bekerjasama dan kurasa Bai Jing akhirnya membuka hati untuk Chunfeng.

Lu Weixun dengan ayahnya (Lu Linong)

Weixun sempat membenci ayahnya karena menganggap terlalu sibuk bekerja dan melupakan keluarga, terutama saat ibunya sakit dan ingin bertemu tapi ayahnya malah tak datang menjenguk hingga ibunya meninggal. Kebencian Weixun kian memuncak ketika mengetahui ayahnya menjual perusahaan anggur milik ibunya. Weixun memutuskan untuk keluar dari rumah dan berusaha mandiri.

Weixun akhirnya bisa sukses tanpa bantuan ayahnya dan dia bersikeras tak mau pulang walaupun ayahnya tak lelah membujuknya dengan berbagai cara termasuk meminta bantuan Chunfeng untuk melawan Weixun dalam suatu kompetisi. Buzui berusaha membujuk Weixun agar mau berdamai dengan ayahnya tapi Weixun menolak. 

Penolakan Weixun mulai mencair saat ayahnya mengundangnya makan bersama. Linong tak marah ketika Weixun terang-terangan mengkritiknya tentang kesedihan ibunya dan tentang keputusan ayahnya menjual pabrik anggur milik ibunya. Linong berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan Weixun mulai bisa memahami posisi dan alasan ayahnya menjual pabrik anggur milik ibunya.

Hubungan Weixun dan ayahnya kian membaik tapi ada satu hal yang membuat Weixun kembali meragukan ketulusan ayahnya yaitu saat Nanke dan Buzui merasakan keterlibatan Linong pada kasus Pear Blossom. Kecurigaan mereka berdasarkan pengakuan Wan Ran bahwa yang membeli pabrik Pear Blossom adalah ayah Weixun (Linong), bukti lainnya adalah Linong memiliki banyak persediaan Pear Blossom. Buzui sempat marah dan kecewa karena menganggap Weixun tahu sesuatu tapi tak mau jujur padanya, padahal Weixun tak tahu apapun.

Weixun kembali menemui ayahnya dan bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi. Linong menceritakan apa yang diketahuinya pada Weixun. Linong mengaku bila istrinya sangat menyukai Pear Blossom sehingga Linong memutuskan untuk membeli Pear Blossom dalam jumlah banyak sebagai persediaan. Saat itu Linong membeli Pear Blossom melalui Wan Ran karena saat pameran, Linong hanya mendapat kartu nama Wan Ran.

Jujur, aku sempat khawatir kalau Linong terlibat tapi ternyata Linong orang yang bersih. Dia bersedia membeli pabrik Pear Blossom atas desakan istrinya dan Linong tak tahu mengapa pabrik itu bisa bangkrut. Weixun akhirnya bisa mengerti dan menyadari bila penjahat yang sebenarnya adalah Wan Ran.

Memang sih, anak laki-laki biasanya lebih dekat dengan ibunya daripada ayahnya. Mungkin karena ayah sibuk bekerja dan di rumah hanya ada ibu yang menemani anaknya. Itulah mengapa Weixun sangat mencintai ibunya dan dia sangat marah saat ayahnya lebih memilih bekerja daripada menemani istrinya yang sakit parah. Weixun tak tahu bahwa Linong sebenarnya sangat ingin mendampingi istrinya tapi ada pekerjaan penting yang tak bisa ditinggal begitu saja. Weixun kecil hanya bisa menyalahkan ayahnya tapi bisa memahami alasan ayahnya. Mungkin tujuan Weixun pergi dari rumah adalah ingin protes pada ayahnya tapi dia bersikeras tak mau pulang walaupun Linong sudah berusaha membujuk. Syukurlah Weixun bertemu dengan Buzui. Buzui mampu membujuk Weixun agar mau berdamai dengan ayahnya.

Hikmah yang bisa diambil dari drama ini :

Anak adalah buah hati, kesayangan orangtua. Sebagai orangtua harus bisa memperlakukan anak dengan sewajarnya, tak harus selalu keras dan tegas, diabaikan dan tak terlalu diperhatikan atau terlalu disayang karena memiliki kekurangan. Dalam drama ini bisa dilihat dari contoh karakter yang ada yaitu Weixun, Buzui dan Wan Zeze.

Linong memperlakukan Weixun dengan keras dan tegas. Sejak kecil Weixun sudah harus mengasah kemampuan indera perasanya. Linong akan memuji bila Weixun benar tapi saat Weixun ragu atau tak bisa menjawab pertanyaannya maka Linong tak segan meremehkan atau mengejeknya. Hal itu membuat Weixun agak dendam dan menjaga jarak dengan ayahnya. Dia lebih memilih berlindung pada ibunya yang selalu mendukung dan membimbingnya dengan sabar serta lembut.

Mungkin maksud Linong agar Weixun tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tak cengeng. Memang setelah dewasa, Weixun menjadi pribadi yang kuat tapi sombong dan kadang bersikap semena-mena. Mungkin Weixun ingin menunjukkan pada ayahnya bahwa dia mampu mandiri tanpa bantuan ayahnya. Weixun ingin menyombongkan diri seolah ingin mengatakan bila tanpa campur tangan ayahnya, dia juga bisa menjadi kritikus anggur yang terkenal.

Sikap Weixun jelas salah, siapapun tak bisa sukses tanpa bantuan orang lain (sekecil apapun bantuannya pasti akan berpengaruh pada keberhasilan seseorang). Contohnya, Weixun bisa memiliki indera perasa yang nyaris sempurna itu juga berkat didikan ayahnya yang lumayan keras. Walaupun tak suka, jelas Linong memberi pengaruh pada keberhasilan Weixun hanya Weixun enggan mengakuinya.

Buzui agak merana setelah ibunya meninggal. Dia selalu mengikuti kemanapun ayahnya pergi termasuk saat ayahnya bekerja di pabrik. Buzui kesal karena ayahnya terlalu sibuk bekerja dan mengabaikan dirinya. Buzui kecil sengaja berulah dengan bersembunyi di bawah meja ketika ayahnya dan kedua rekannya (Wan Ran dan Yi Jianguo) mengadakan pameran Pear Blossom. Buzui ingin ayahnya bingung dan segera mencarinya.

Sejak ibunya meninggal, Buzui merasa hanya memiliki ayahnya makanya dia ingin ayahnya selalu memperhatikannya seperti saat dulu ibunya menyayangi dan memperhatikannya. Buzui kecil lupa bahwa ayahnya adalah seorang pria yang harus bekerja demi menghidupi keluarganya, ayah tak terbiasa dengan Buzui yang selalu ada disekitarnya makanya ayah kadang seolah lupa dengan keberadaannya karena ayah fokus bekerja.

Ulah nakal Buzui yang selalu mencari perhatian ayahnya ini jugalah yang membuatnya mengalami trauma hingga menyebabkan dirinya takut gelap dan selalu mimpi buruk. Malam itu Buzui kecil sengaja masuk ke dalam salah satu gudang dan dia tak sengaja melihat dan mendengar pertengkaran Wan Ran dan Yi Jianguo. Buzui menjadi saksi ketika Wan Ran membunuh dan mengubur Yi Jianguo. Buzui yang ketakutan berusaha bersembunyi tapi karena saking takutnya, dia tak sengaja menjatuhkan makanannya. Wan Ran curiga melihat makanan itu dan akhirnya menemukan dirinya. Buzui ketakutan dan akhirnya tercebur dalam kolam anggur.

Buzui dewasa tak pernah berani menceritakan masalahnya karena dia tahu bila ayahnya kini menjadi linglung akibat pabriknya yang bangkrut dan sahabatnya menghilang. Buzui tak tega melihat ayahnya lebih menderita, dia tahu bila ayahnya merasa sangat bersalah ketika mengetahui dirinya tercebur dalam kolam anggur hingga harus kehilangan indera perasanya.

Terlalu menyayangi anak karena anaknya memiliki kekurangan juga tak baik. Contohnya, Wan Ran sangat menyayangi anaknya yang bernama Wan Zeze karena sejak kecil Zeze penyakitan dan lemah. Sebagai ayah, tentu saja Wan Ran ingin agar anaknya cepat sembuh agar bisa beraktivitas seperti anak normal lainnya. Sayangnya Wan Ran tak punya biaya untuk mengobati Zeze. Akal licin muncul ketika Linong menghubunginya karena ingin membeli Pear Blossom dalam jumlah yang banyak. Wan Ran tergiur untuk mencuri uang penjualan dan mungkin hal itu diketahui Yi Jianguo. Jianguo ingin melapor pada Wangyou (ayah Buzui) tapi Wan Ran menolak dan akhirnya membunuh Jianguo agar rahasia tak bocor. Mungkin itu yang menyebabkan Pear Blossom bangkrut dan Wan Ran mengembuskan isu bahwa Jianguo kabur setelah mencuri resep Pear Blossom.

Ulah Wan Ran ini didasari oleh rasa cintanya yang terlalu dalam pada putranya sehingga gelap mata dan menghalalkan segala cara termasuk membunuh rekan kerjanya sendiri. Rahasia yang selama 20 tahun terpendam akhirnya mulai terkuak saat Buzui dan Nanke mulai menyelidiki kematian ayah Nanke. Hal itu jelas membuat Wan Ran panik. Dia ingin membunuh Buzui karena dianggap sebagai ancaman baginya.

Setiap anak pasti ingin memiliki orangtua dengan figur yang baik dan mengayomi, sosok pahlawan yang bisa dipuja dan dibanggakan oleh anak. Sayangnya, kadang orangtua tak tahu dan tak mengerti apa kebutuhan anaknya. Ada yang berpikir bahwa dengan memberikan apapun yang diinginkan si anak adalah perwujudan cinta dan sayang orangtua terhadap si anak. Padahal anggapan itu keliru, anak tak harus dihujani dengan materi dan kemewahan yang melimpah tapi tak pernah memberikan perhatian dan kasih sayang yang tulus pada anak. Hal ini kelak akan membuat si anak menjadi egois dan mau menang sendiri, apapun keinginannya harus segera terpenuhi. Iya kalau orangtuanya selalu ada (kaya terus) bagaimana kalau orangtuanya tiba-tiba bangkrut dan jatuh miskin? Kasihan anaknya kan?

Dalam kasus Buzui dan Weixun, keduanya berhasil melalui berbagai hambatan yang ada. Contohnya, Buzui berhasil mengatasi traumanya dan bisa membantu Nanke mengungkap pembunuh Jianguo. Wangyou juga tampak bahagia ketika Buzui dan Nanke bisa akur dan bahkan menemukan siapa sebenarnya yang telah membuatnya bangkrut dan kehilangan sahabat yaitu Jianguo (ayah Nanke). Sedangkan Weixun akhirnya bisa saling ngobrol dengan Linong hingga keduanya kini bisa kembali akur.

Yang kasihan justru Zeze, sejak kecil dia dianggap lemah oleh ayahnya karena penyakitan sehingga selalu diperlakukan seperti gelas kristal yang mudah pecah. Saat Zeze masih kecil, Wan Ran sempat berbuat curang demi mendapatkan uang banyak agar bisa mengobati penyakit Zeze. Tapi walaupun sudah sembuh, Zeze masih tetap lemah sehingga Wan Ran masih mengawasinya terus. Wan Ran mulai was-was saat Buzui dan Nanke berniat menyelidiki masalah 20 tahun yang lalu. Zeze merasa ayahnya telah melakukan sesuatu dan dia ingin agar ayahnya tetap menjadi ayah yang baik untuknya. Wan Ran berjanji tapi bagaimana mungkin dia diam saja ketika Buzui dan Nanke ingin menggali masa lalu yang sudah terkubur? Itu sama saja dengan bunuh diri.

Wan Ran ingin membunuh Buzui dan Wangyou tapi usahanya berhasil digagalkan Weixun. Nanke ingin membunuh Wan Ran sebagai bentuk balas dendam tapi Zeze melarangnya. Zeze ingin ayahnya menjalani hukumannya dengan benar yaitu dengan proses hukum. Nanke tak keberatan. Bukannya membenci dan menjauhi ayahnya tapi Zeze berjanji akan selalu mendampingi Wan Ran. Zeze juga tak keberatan bila mulai sekarang harus belajar hidup mandiri karena ayahnya harus dihukum.

Kurasa, hikmah yang bisa diambil dari drama ini adalah ketika sebuah keluarga masih lengkap (ada ayah, ibu dan anak) maka biasanya semua anggota keluarga akan merasakan bahagia. Contohnya keluarga Jianguo dengan istri serta kedua putra kembar mereka yaitu Yi Beidao dan Yi Nanke. Mereka tampak bahagia ketika makan bersama walaupun mereka tak terlalu kaya. Tapi bila salah satu atau kedua figur orangtua tak ada maka biasanya anak akan seperti kehilangan pegangan. Contohnya Weixun dan Buzui.

Komentarku tentang drama ini :

Jujur, akhir-akhir ini aku sedang suka nonton Drama Cina hingga menjadi malas nonton film untuk menambah jumlah sinopsis dalam blog ini. Setelah nonton Drama The Flavour It's Yours, aku jadi ingin memasukkan sinopsis drama ini dalam blog tapi jumlah episode dan durasi tiap episodenya kok banyak ya? Aku sebenarnya ingin mengurungkan niatku tapi jalan ceritanya bagus dan temanya juga unik yaitu tentang anggur. Jadilah drama ini ikut menghiasi blogku.

Kesan pertamaku saat melihat trailer drama ini adalah menarik karena tokoh utamanya memiliki perbedaan yang mencolok tentang tinggi badan. Yang pria jangkung dan tampan sedangkan yang wanita pendek dan berwajah biasa saja. Dan setelah nonton drama ini, aku tak menyesal karena aku ikut terbawa suasana saat menontonnya. Kadang merasa gemas, kesal dan marah ketika ada adegan yang tak sesuai dengan keinginanku.

Kurasa tokoh yang paling membuatku kesal adalah Wan Ran. Bagiku, dia adalah sosok sahabat yang bermuka dua. Sejak awal aku sudah menduga bila dialah penjahatnya dan aku mulai yakin ketika Nanke bertanya pada Wangyou tentang foto 3 pria yang ada di dinding ruang tamu. Mengapa? 3 pria itu memiliki nasib yang berbeda. Wangyou kini seperti orang kurang waras dan kadang tak nyambung bila diajak bicara. Hidupnya juga sangat sederhana. Jianguo tiba-tiba menghilang dan keluarganya menjadi berantakan hingga menyisakan Nanke saja. Sedangkan Wan Ran kini malah menjadi orang kaya dan memiliki hotel mewah. Kehidupan Wan Ran jauh berbeda dengan Wangyou bahkan Jianguo yang hilang secara misterius.

Aku kian yang bila Wan Ran adalah tersangka utama ketika Buzui dan yang lainnya mengunjungi Zeze karena ingin melihat pabrik anggur milik ayah Zeze yang kabarnya memproduksi Pear Blossom secara sembunyi-sembunyi sejak 5 tahun yang lalu. Wan Ran yang sejak semula sudah mencurigai Buzui dan Nanke, langsung bergerak cepat. Dia memerintahkan anak buahnya agar membunuh semuanya kecuali putranya tapi sayangnya usaha itu gagal. Buzui dan yang lain mulai curiga ketika menyadari manajer pabrik bunuh diri tanpa alasan yang jelas. 

Drama ini penuh intrik dan membuatku ikut berdebar terutama saat Buzui berusaha menggali kembali ingatan masa lalunya. Buzui mengaku bila itu mimpi buruk yang selalu menghantui tidurnya tapi ternyata hal itu adalah pengalaman buruk yang pernah dialami Buzui di masa kecilnya. Sayangnya pengalaman tak menyenangkan yang ingin ditekan dalam ingatan kerap muncul dalam bentuk mimpi hingga membuat Buzui takut.

Menggali ingatan masa lalu (terutama bila hal itu tak menyenangkan) itu menurutku agak berbahaya bila dilakukan sendirian. Menurutku ketika Buzui sedang menggali ingatannya seharusnya Nanke tak meninggalkan Buzui sendirian. Sebaiknya Nanke tetap berada di dekat Buzui (di ruangan yang sama bukannya menunggu di luar) untuk berjaga bila terjadi hal yang tak diinginkan. 

Oya, aku salut dengan Bai Jing. Bai Jing sangat memuja Weixun bahkan selalu mengaku bila dirinya adalah tunangan Weixun. Aku bisa ikut merasakan sakitnya saat Bai Jing melihat Weixun bersikap manis pada Buzui yang baru dikenalnya. Bai Jing sangat iri karena dia lebih lama mengenal Weixun tapi pria itu tak pernah sekalipun bersikap manis padanya. Cinta bertepuk sebelah tangan itu memang menyakitkan tapi menerima kenyataan (melihat orang yang dicintai bersama orang lain) bukan berarti kalah. Menerima kenyataan menunjukkan bahwa Bai Jing mampu bersikap lapang dada dan menyadari bahwa mencintai tak harus memiliki.

Review Film Menarik Lainnya

0 comments:

Post a Comment